Jumat, 13 Juli 2012

Cara mengobati orang kerasukan (kesurupan)





Tata cara mengobati orang yang kerasukan jin (kesurupan)






Mengobati orang yang kerasukan jin banyak caranya, tapi yang diperbolehkan adalah cara yang tidak ada unsure syirikdan memohon bantuan kepada syaitan.
Cara yang diperbolehkan itu adalah:
1.Sebelum melakukan tindakan napapun terlebih dahulu berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar diberi pertolongan untuk mengusir jin.

2.Meneliti akidah yang dianut oleh jin, dengan cara, diantaranya bertanya kepada keluarga orang yang kerasukan jin, apa yang sering diminta oleh jin yang merasuk pada orang yang bersangkutan. Jik ajin itu selalu mengajak ke gereja, berarti jin itu beragama nasrani. Jika meminta ke peribadatan orang yahudi, maka jin itu yahudi, begitu seterusnya. Jika dengan cara itu tidak berhasil, maka berusaha mengetahui sendiri dengan cara berkata kepada jin itu: “Bersholawatlah kepada Nabi Muhammad Rasulullah SAW”. Jika ia membaca sholawat, maka ia muslim, dan jika menjerit, berarti ia yahudi atau nasrani. Jika jin itu diam, maka ulangi usaha tersebut hingga mendapat respon.

3.Setelah mengetahui akidah jin tersebut, maka usirlah sesuai dengan akidah yang dianutnya.

4.Bertanya kepada ji tersebut, kenapa ia merasuki orang itu, dan ulangilah beberapa kali pertanyaan itu (untuk memastikan jawaban dari jin) karena jin itu sering berbohong kecuali kepada orang yang memang dijaga oleh Allah SWT.
Jika jin itu berkata “Orang ini melompat dari tempat yang tinggi dan mengenai aku sehingga aku disakitinya”. Maka katakanlah pada jin itu: “Dia tidak melihatmu dan dia tidak bermaksud menyakitimu, sementara orang yang tidak sengaja tidak boleh dibalas”.
Jika jin itu berkata “Dia menuangkan air panas (air panas, kencing, dsb) kepadaku”. Maka tanyakan “Dimana?”, jika jin itu berkata “Ditempat itu”, maka, jika tempat itu milik orang yang dirasuki tadi, maka katakan padanya “Kamu sendiri yang ceroboh, masuk rumah atau tempat orang tanpa izin dulu”. Dan jika tempat itu bukan milik orang yang dirasuki, maka katakana padanya “Dia tidak bermaksud menyakitimu dan dia tidak sengaja”. Ditengah-tengah dialog dengannya, harus pandai-pandai mengelak dan bersiasat sehingga jin itulah yang merasa bersalah dan ia mau keluar.
(Seperti acara “Dua Dunia” di Trans 7, perhatikan cara ustadz mengusir jin yang merasuki mediator. Ustadznya selalu mencari kesalahan jinnya biar mau keluar.)

5.Jika jinj itu belum mau keluar, maka nasehati dan ingatkan jika ia muslim, bahwa yang sedang ia lakukan adalah perbuatan dholim, sedangkan kedholiman akan mengakibatkan kerugian dan penyesalan. Dalam hal ini, jin itu perlu dihimbau melakukan kebajikan supaya mendapatkan pahala, dan menakut-nakuti bahwa perbuatan dholim akan mendapatkan dosa.

6.Jika masih belum mau keluar, bacakanlah surat Al-Mukminun ayat 115 sebagaimana disebutkan di atas ke telinga orang yang kesurupan.

7.Jika masih belum mau keluar, bacakan empat ayat dipermulaan surat Al-Baqarah, ayat Kursy, dua ayat setelah ayat Kursy dan tiga ayat yang terakhir.

8.Jika masih juga belum keluar, bacakan surat Al-Ahqoof ayat 29, surat Ar-Rahman, surat Al-Hasyr ayat 21 sampai selesai an kemudian bacakan surat Al-Jin.

9.Jika masih juga tetap, maka keluarkan dengan cara paksa, yakni memukulnya. Jangan mengira bahwa pukulan itu akan menyakiti orang yang kerasukan jin, tetapi yang merasakan sakit adalah jin itu. Dalam memukulnya jangan sampai timbul rasa kasihan karena melakukan hal tersebut termasuk jihad di jalan Allah SWT dan memberantas kedholiman. Jika ia mau keluar, maka ucapkan Al Hamdulillah, tapi jangan sampai tertipu, karena terkadang jin itu berbohong dan berkata: “Aku ini adalah fulan (yakni mengaku orang yang kesurupan tersebut)”, sehingga orang yang mengobatinya tidak akan memukulnya. Jika suara itu memang dari orang yang kerasukan jin, maka hentikanlah pukulan. Akan tetapi jika suara itu berubah-ubah, maka teruskan pukulan hingga tiga ratus kali atau empat ratus kali, dan biasanya dalam jumlah pukulan tersebut jin itu akan keluar.

10.Jika ternyata masih tidak mau keluar -namun jarang sekali jin itu tidak keluar ketika tahapan-tahapan tadi sudah dilakukan -, maka katakana pada jin itu: “Tidak ada jalan lain kecuali kamu akan saya bakar.” Lalu nyalakan api dan mengancamnya dengan ucapan: “Mau keluar atau dibakar!”, jika mau Al Hamdulillah, dan jika tidak mau maka dekatkanlah secepat mungkin nyala api itu terhadap wajah orang yang kerasukan itu tanpa harus disentuhkan pada api tersebut. Insya Allah dengan ijin Allah SWT jin itu akan keluar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar